22 Mar 2010

Lhoong, Tanah Kami Duka Kami

Tuan, tolong dengan kerendahan harapan kami
enyah saja dari sini.
kau harus ingat, yang berdaulat di sini adalah seisi kampung ini.
bukan raja badut yang telah kau sumpal mulutnya dengan uangmu itu.

Maka sekali lagi, jika Tuan merasa punya kampung halaman, pulanglah, jenguklah kampung halamanmu sendiri. Atau Tuan adalah serupa anak jadah, yang disemua kampung ia diserapah.

[Komite Masyarakat Lhoong]

0 komentar: