15 Jan 2011

Sagoup Mungkin di Pante Balu

Ini malam, ini gelap ini sunyi
malam dihuni gelap, gelap dicumbu sunyi

Di ukiran senyum yang setiap fajar kau campakkan kemukaku, lapar bergentayangan seperti setan yang bergantung di surban para nabi. Di barisan sajak yang setiap malam kau bisikkan padaku, takut akan hilangmu bercumbu dalam pikirku.


negeri ini makin rapuh, laksana bajuku yang kian lusuh
rakyatnya juga makin angkuh, memangsa setiap jengkal materi dengan peluh

kusimpan rinduku rapat-rapat, kubelai dia, karena kutau engkau akan merapat
setiap hari kujaga dari setan-setan laknat, walau malam berkawan dengan penat


taukah kau, rindu ini sedang diburu, oleh waktu yang berparas ayu
waktu yang lama kulalui tanpamu, tanpa senyum di dentingan gelas kopi

ini malam, kelam dan suram
cepat datang, perahu telah menanti kepulau seberang, sayang..

Sekret, Januari 2011

0 komentar: