16 Sep 2011

Kopi Sore

Lama sudah tak urus ini blog, Agustus kemarin aku posting untuk yang terakhir kali. Lama sudah tak tersentuh jadi rindu, tak hanya blog aku rasa, semua juga begitu. Perempuan saja kalau lama tak disentuh pasti juga jadi rindu. Maka oleh karena itu, pelajaran pertama di postingan ini, mari menyentuh, setuhlah dengan segera, apa saja.

Banyak yang sudah terjadi di negeri ini, Aceh. Jumat kemarin ada seorang khatib yang dibogem oleh jama'ah di Keumala, Pidie. Dengan alasan si khatib telah menghina dan menjelek-jelekkan kelompok si tukang bogem. Dalam minggu kemarin juga ada kasus inses di Meulaboh, abang kandung menghamili adik kandungnya sendiri. 

Politik di Aceh juga tak kalah panasnya, media massa hari ini mengatakan bahwa Partai Aceh tetap menolak calon independen yang tetap diakomodir oleh KIP Aceh. Persoalannya berputar disitu-situ saja, tentang calon independen. Entah apa yang ada di benak para politisi Partai Aceh ini, yang jelas, kondisi tersebut semakin jelas menampakkan kebengalan dan kebodohan mereka. Ya, politik di Aceh panas, tapi tidak menarik minat orang untuk mengikutinya. Mengutip sebuah tweet Goenawan Muhammmad di twetternya hari ini, kondisi politik memanas tapi membosankan. Bedanya, GM menulis tweet tersebut untuk kondisi politik nasional yang terus panas bergelimang korupsi, tapi juga sangat-sangat membosankan. 

Terlibatnya aktor-aktor aktivis dalam beberapa tim sukses tidak juga membuat perubahan, bahkan para aktor ini turut tereliminasi oleh kekuatan kaum tua di partai yang sudah mengakar. Budaya tandingan yang mereka bawa untuk merubah paradigma negatif  masyarakat terhadap parta kalah dan kandas oleh budaya mainstream yang sudah mengakar dalam partai politik di Indonesia, dan di Aceh khususnya. 

Ketika kutulis postingan ini, beberapa kawan-kawan dan bahkan bisa dibilang sudah sangat senior dalam gerakan sedang berdiskusi di meja depan. Ah, entah apa yang mereka diskusikan aku tak seberapa tau, yang ada dalam otak sekarang adalah segelas kopi. Mari menikmati secangkir kopi di Banda Aceh yang indah dan adem sore ini. 

Mari..!







0 komentar: